Harvey Barnes menyampaikan optimisme tinggi seusai leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2025/2026. Penyerang Newcastle United itu yakin timnya mampu menyingkirkan raksasa Spanyol, Barcelona, dan melaju ke perempat final.
Leg pertama berlangsung di St James’ Park dan berjalan sengit sejak menit awal. Newcastle sempat unggul lewat gol Barnes pada menit ke-87, namun kegembiraan itu buyar setelah Lamine Yamal menyamakan skor lewat penalti di masa injury time. Hasil imbang 1-1 membuat leg kedua di Camp Nou akan menjadi penentuan.
Barnes tetap percaya diri meski harus menghadapi tantangan besar. Ia menilai timnya sudah menunjukkan kemampuan luar biasa menghadapi Barcelona, yang selama ini dikenal sulit ditaklukkan di kompetisi Eropa. Kepercayaan diri itu jadi modal penting Newcastle menghadapi pertandingan berikutnya.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Gol Telat Yamal Jadi Pahit
Barnes mengaku kecewa atas gol penalti Yamal yang datang di menit-menit akhir. Menurutnya, Newcastle bermain lebih baik sepanjang 94 menit pertandingan. “Kami bermain sangat baik malam ini. Selama pertandingan, kami jauh lebih unggul dalam penguasaan bola dan peluang,” kata Barnes.
Kebobolan di menit akhir membuat hasil pertandingan terasa pahit. Namun, ia menegaskan bahwa imbang 1-1 masih memberi kesempatan bagi Newcastle untuk membalikkan keadaan di leg kedua. Kejadian ini justru memacu semangat tim untuk tampil lebih tajam di Spanyol.
Barnes juga menekankan bahwa pengalaman bermain di momen kritis seperti ini akan menjadi pelajaran berharga bagi timnya. Ia yakin Newcastle memiliki mental yang cukup untuk menghadapi tekanan di Camp Nou nanti.
Baca Juga: Leeds Gagal di Kandang Setelah Penalti Habib Diarra
Tantangan Berat Menanti di Camp Nou
Leg kedua di markas Barcelona diprediksi akan berlangsung lebih menantang. Newcastle harus tampil fokus penuh untuk bisa meraih kemenangan dan melaju ke babak berikutnya. Barnes percaya peluang tetap terbuka karena timnya sudah membuktikan bisa menahan Barcelona di kandang sendiri.
“Memang ini tugas sulit, tapi kami sudah menunjukkan kemampuan kami. Agregat masih seimbang dan kami yakin bisa melaju ke perempat final,” ujar Barnes. Ia menambahkan bahwa mental juara dan kepercayaan diri tim menjadi kunci menghadapi tekanan di stadion yang terkenal sulit bagi tim tamu.
Barnes juga menekankan pentingnya tetap tenang, disiplin, dan memanfaatkan setiap peluang yang tercipta. Strategi ini akan menjadi senjata Newcastle untuk menantang Barcelona di laga tandang.
Pemanasan di Premier League Sebelum Leg Kedua
Sebelum menghadapi Camp Nou, Newcastle akan melawan Chelsea di Premier League akhir pekan ini. Laga ini dianggap sebagai pemanasan penting untuk menyiapkan tim secara fisik dan mental menghadapi tantangan di Spanyol.
Artinya, pertandingan lawan Chelsea bukan hanya soal meraih tiga poin, tapi juga soal menjaga ritme permainan, konsistensi performa, dan mental bertanding di laga penting. Tim pelatih menekankan agar pemain tetap fokus dan menghindari cedera jelang leg kedua Liga Champions.
Barnes yakin, dengan persiapan matang dan performa maksimal, Newcastle punya peluang mengejutkan Barcelona. Hasil leg pertama yang imbang memberikan motivasi lebih untuk menunjukkan kualitas mereka di Camp Nou, sekaligus menegaskan ambisi Newcastle di kompetisi Eropa. Simak dan ikuti terus informasi sepak bola terbaru secara lengkap hanya di football-shirts-voltage.com.
