Marcus Rashford tampil impresif sepanjang musim 2025/2026 bersama Barcelona. Penyerang asal Inggris itu berhasil mencatatkan 10 gol dan 13 assist dari 34 pertandingan di semua kompetisi, menunjukkan kualitasnya tetap terjaga meski jauh dari tanah kelahirannya.
Kehadiran Rashford di Barcelona muncul setelah ia hengkang dari klub asalnya pada bursa transfer musim panas 2025 dengan status pinjaman. Kepindahan ini membuat performanya kembali bersinar, menegaskan bahwa sang pemain masih memiliki kemampuan untuk bersaing di level tinggi.
Kesuksesannya di lapangan membuat banyak pihak percaya Barcelona berpotensi mempermanenkan transfer Rashford pada jendela musim panas 2026. Namun, situasi politik internal klub saat ini menimbulkan keraguan terkait kelanjutan kariernya di Camp Nou.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Faktor Politik Internal Barcelona
Presiden Barcelona saat ini, Joan Laporta, dikenal sebagai pengagum Rashford, begitu pula direktur olahraga Deco. Keduanya diyakini mendukung masa depan Rashford di klub. Namun, kandidat lain seperti Victor Font berencana melakukan perubahan struktural jika terpilih, termasuk kemungkinan mengganti Deco.
Ketidakpastian kepemimpinan membuat masa depan Rashford di Barcelona menjadi abu-abu. Meski sang pemain ingin bertahan setelah pengalaman bermain di luar Inggris, keputusan transfer permanen kini tidak bisa dipastikan.
Situasi ini menunjukkan bahwa performa hebat di lapangan tidak selalu menjamin keamanan karier. Faktor politik internal klub bisa menentukan apakah Rashford benar-benar akan menetap di Spanyol atau kembali ke Premier League.
Baca Juga: Joan Laporta Mundur dari Kursi Presiden Barcelona, Siap Bertarung Lagi di Pemilihan Maret
Aston Villa Mengintai Peluang
Di tengah ketidakpastian itu, jalan kembali ke Inggris tetap terbuka. Aston Villa dilaporkan masih memantau situasi Rashford. Klub ini pernah meminjam Rashford pada musim 2024/2025, di mana ia mencetak empat gol dan enam assist dari 17 laga di bawah arahan Unai Emery.
Namun, sebelumnya Villa mundur dari rencana transfer permanen karena banderol sekitar 40 juta poundsterling yang dipatok klub asal Rashford dianggap terlalu tinggi. Dengan peluang yang kini muncul, minat Aston Villa bisa kembali hidup menjelang bursa transfer musim panas.
Ketidakpastian di Barcelona membuat saga masa depan Rashford semakin menarik. Penggemar dan media kini menunggu langkah berikutnya, apakah Rashford akan menetap di Spanyol atau kembali ke Inggris.
MU Tidak Berniat Memulangkan Rashford
Sementara itu, klub asal Rashford tetap tegas tidak memasukkan pemain ini dalam rencana masa depan mereka. United lebih memilih mencari penyerang baru daripada memulangkan Rashford dari Barcelona dan memasukkannya ke tim utama.
Manajer interim Michael Carrick, yang pernah bekerja bersama Rashford selama tiga setengah tahun, juga tidak mempertimbangkan untuk memanggilnya kembali. Keputusan ini sejalan dengan pernyataan CEO dan direktur sepak bola klub yang menekankan tidak ada perubahan terkait situasi Rashford hingga akhir musim.
Situasi ini menegaskan bahwa masa depan Rashford kini lebih banyak bergantung pada pilihan Barcelona dan peluang dari klub Inggris lain. Saga transfernya kemungkinan akan menjadi salah satu cerita menarik menjelang bursa transfer musim panas 2026. Nantikan terus kabar terbaru seputar sepak bola menarik lainnya hanya di football-shirts-voltage.com.
